Masalah yang Kerap Terjadi Pada Kopling Mobil

Seperti yang kita ketahui kopling merupakan salah satu komponen penting di dalam sebuah kendaraan. Tanpa adanya kopling, kendaraan anda tidak akan berfungsi dengan baik. Namun, pernahkah anda menyadari masalah-masalah yang akan timbul jika anda tidak menjaga kesehatan kopling mobil anda. Dalam artikel kali ini, akan dibahas mengenai masalah-masalah apa saja yang dapat ditimbulkan jika kondisi kopling mobil anda sudah tidak prima lagi. Berikut beberapa masalah pada kopling:

Pada kendaraan, khususnya kopling berperan sebagai penghubung putaran mesin ke transmisi. Selain itu, komponen ini juga berguna mengurangi putaran mesin, ketika akan memindahkan gigi transmisi, agar dapat masuk dengan mudah. Baik pada kendaraan bertransmisi manual maupun matic, kopling kerap mengalami gangguan, hal tersebut tentu saja membuat kendaraan menjadi tidak nyaman. Berikut ini kami akan ulas apa saja kerusakan yang biasa terjadi pada kopling, sehingga pengemudi dapat secepatnya melakukan perbaikan atau servis.

1. Menggelincir (slip kopling)

Keadaan ini terjadi karena terjadi keausan pada permukaan plat kopling. Selain itu bisa juga karena terkena minyak sehingga koefisien gesek plat menurun. Kondisi mengakibatkan kopling tidak sempurna memindahkan tenaga dari mesin (mobil hilang tenaga). Jika ini terjadi akan berdampak pada mobil yang tidak dapat melaju cepat dan akan boros bahan bakar.

2. Getaran atau Gesekan kasar

Hal ini terjadi saat komponen tidak berhubungan secara halus dan mobil seolah bergetar. Penyebabnya bisa dari plat kopling, matahari atau roda (flywheel) yang tidak rata.

3. Bunyi “gemeretak” saat gigi transmisi dipindahkan

Jika terdapat bunyi seperti ini, masalah umumnya terjadi pada plat kopling aus, atau plat yang tidak kembali sempurna, ketika pedal ditekan (tetap menempel dengan flywheel). Gigi transmisi akan sulit dipindah, meskipun bisa, maka akan muncul suara kasar (gemeretak).

Belajar Memarkirkan Mobil Anda

Ada tiga jenis utama parkir berdasarkan pengaturan posisi kendaraan, yaitu parkir paralel, parkir tegak lurus, dan parkir serong. Parkir paralel merupakan parkir sejajar di mana parkir diatur dalam sebuah baris, dengan bumper depan mobil menghadap salah satu bumper belakang yang berdekatan. Parkir paralel umumnya diterapkan ketika Anda hendak parkir di tepi jalan. Selain parkir paralel, ada juga parkir tegak lurus. Parkir ini menempatkan mobil dalam posisi tegak lurus, berdampingan, menghadap tegak lurus ke lorong/gang, trotoar, atau dinding. Jenis parkir ini lebih terukur daripada parkir paralel dan oleh karena itu biasanya digunakan di tempat di pelataran parkir parkir atau gedung parkir. Dan yang terakhir adalah parkir serong, yaitu salah satu cara parkir yang banyak digunakan di pinggir jalan ataupun di pelataran gedung parkir. Parkir serong memudahkan kendaraan untuk masuk ataupun keluar dari ruang parkir.

Bagi pemula, memarkirkan mobil bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Selain relatif sulit untuk diterapkan, parkir yang rumit juga beresiko untuk mobil Anda dan mobil lain di dekat Anda. Untuk lebih mudah dalam menerapkan beberapa cara parkir yang ada, Anda dapat melihat video di bawah ini agar belajar parkir Anda jadi lebih menyenangkan. Jangan lupa untuk membagikan video ini ke orang-orang terdekat Anda!

Mengapa Harga Mobil di Akhir Tahun Cenderung Menurun?

Periode menjelang akhir tahun memang merupakan periode yang kelam bagi pebisnis jual beli (dealer) mobil bekas di Indonesia. Akhir tahun penjualan mobil second alias mobil bekas cenderung sepi. Hal itu merupakan dampak dari daya beli masyarakat yang mengalami penurunan. Hal ini diperparah dengan banyaknya pabrikan mobil baru di Indonesia melalui gerai-gerai atau showroom yang memberikan promo besar-besaran demi menghabiskan stok mobil mereka sebelum tutup tahun.

Dilansir melalui data yang diperoleh dari salah satu platform online jual mobil bekas Carsome Indonesia, sudah ada lebih dari 5.000 data mobil bekas yang ingin dijual oleh masyarakat melalui situs jual beli tersebut terhitung dari bulan September sampai Oktober 2017. Kebanyakan dari mereka ingin menjual mobil dengan alasan yang beragam, mulai dari butuh dana tambahan untuk persiapan kebutuhan akhir tahun, juga karena mereka memang ingin mengganti mobil mereka dengan model atau tipe mobil yang baru. Mereka memanfaatkan momen musim akhir tahun, karena di musim ini, banyak sekali promo mobil baru yang dibanderol dengan harga murah dan promo secara besar-besaran.

Dari sudut pandang dealer, diprediksi banyak pedagang mobil bekas akan mulai kembali sumringah pada periode awal tahun atau sekitar bulan Januari 2018. Saat ini pihak dealer justru sedang mengumpulkan banyak mobil bekas, karena pada akhir tahun akan banyak mobil bekas yang dijual, yang berdampak terhadap menjadi murahnya harga beli untuk para dealer.

Berkaca dari fenomena ini yang terjadi tiap tahunnya, bagi kita masyarakat awam yang berkeinginan untuk memiliki mobil atau sudah memiliki dan ingin berganti mobil, ada baiknya berbenah dengan mengubah persepsi tentang “Mobil adalah Investasi”. Karena, berinvestasi dengan membeli mobil memiliki resiko yang sangat tinggi. Harga mobil yang sangat fluktuatif di pasaran yang diakibatkan oleh silih bergantinya keluaran model terbaru pasti akan menyebabkan adanya penurunan pada harga jual mobil keluaran model yang lebih lama, sehingga investasi dalam bentuk mobil menjadi tidak menguntungkan.

Mobil pada hakikatnya haruslah disederhanakan nilainya kembali menjadi kendaraan pribadi yang kita miliki dan kita rawat sebaik mungkin untuk senantiasa dapat membantu atau memudahkan aktivitas sehari-hari, bukan sebagai alat tukar investasi masa depan karena tidak lagi memberikan keamanan finansial dan keuntungan yang stabil bagi kita.

Fitur Keselamatan Wajib dalam Berkendara Mobil yang Tidak Boleh Terlewatkan

Sekarang ini banyak bermunculan mobil “Jaman Now” yang telah dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan mobil baik dalam hal standarisasi bahkan dengan menggunakan teknologi keselamatan terbaru. Namun, teknologi yang disematkan pada mobil memang semakin beragam guna memenuhi kebutuhan pengendara maupun penumpang. Lalu fitur seperti apa yang wajib diperhatikan dan jangan sampai diabaikan keberadaannya di mobil? Berikut ini tim Carsome Indonesia sebagai salah satu platform dalam membantu menjual mobil dengan cepat dan mudah mencoba untuk memberikan suatu informasi penting dalam pengenalan berbagai macam fitur keselamatan pada mobil. Berikut ulasannya :

1. Airbag, Fitur Keselamatan Terpenting

Fitur airbag (kantung udara) memiliki fungsi untuk perlindungan kepala dari benturan yang biasanya tidak dapat diabaikan. Penggunaan airbag ini hadir pada sejumlah mobil dengan dilengkapi airbag pelindung lutut pengemudi. Ketersediaan fitur ini dapat jadi sangat berbeda dari satu mobil dengan yang lainnya, bahkan dalam satu produsen yang sama. Fitur airbag dipastikan ada di setiap mobil keluaran terbaru yang beredar di pasar.

2. Kamera dan Sensor Parkir, Fungsi Fitur untuk Membantu Pengemudi Baru

Adanya penggunaan kamera dan sensor parkir akan membantu pengendara terutama yang baru saja lancar mengemudikan mobil. Fitur keselamatan ini akan membantu pengendara terutama saat parkir mundur, jadi pengendara tidak perlu repot melihat spion atau melongok keluar jendela untuk melihat sisi kanan, kiri dan belakang mobil. Fitur ini memang bukan hanya untuk melindungi pengemudi dan penumpang, tapi juga untuk pengguna jalan lainnya dan pejalan kaki. Kamera dan sensor parkir yang ada di mobil bisa memberi tahu potensi bahaya dari objek yang melintas dibelakang mobil. Secara sederhananya, saat mobil Anda bergerak mundur, sensor yang terletak di sudut belakang mobil akan memindai objek yang ada di belakangnya. Peringatan biasanya akan muncu berupa suara di dalam kabin.

3. Blind-Spot Monitoring, Sistem Penghindar Benturan Pada Objek Tak Tampang

Fitur pada sistem blind spot monitoring ini dapat memberikan bantuan kepada pengendara seperti lampu peringatan yang terletak pada kaca spion mobil. Lampu tersebut akan memberi tahu bahwa ada kendaraan di samping yang mungkin tidak terlihat oleh si pengendara. Sangat sederhana tetapi hal ini dipastikan dapat sangat membantu.

4. Adaptive Cruise Control, Pengembangan dari Cruise Control

Fitur adaptive cruise control (acc) ini merupakan suatu evolusi terbaru dari teknologi cruise control yang mengalami peningkatan fungsi terbesar dari sebelumnya. Fitur ini memiliki fungsi untuk mengatur kecepatan yang diinginkan dan kemudian kendaraan akan mengurangi kecepatannya sendiri jika mobil didepan juga melambat. Adaptive cruise control ini telah dikombinasikan dengan teknik pengereman darurat otonom yaitu sistem yang dapat menyelamatkan nyawa pengendara dari resiko kecelakaan.

5Auto Emergency Braking dan Forward Collision Warning, Sensor untuk Memberhentikan Laju Mobil

Fungsi dari fitur autonomous emergency braking (aeb) ini untuk menghentikan kendaraan dengan menggunakan sejumlah sensor serta menghindari mobil dari rintangan yang ada di depan kendaraan. Tetapi pada fungsi fitur sebenarnya, mobil yang tersematkan sistem ini hanya berfungsi untuk kondisi saat kecepatan rendah. Fitur ini akan memberikan sebuah peringatan kepada pengemudi jika terjadi sebuah potensi tabrakan yang semakin mendekat. Kemudian, rem akan bekerja secara otomatis jika pengemudi tidak merespon.

6Lane-Keeping Alert and Assitance, Fitur Pemandu Jalur Mobil 

Pada fitur ini memiliki fungsi jika Anda bepergian dan melewati jalan dengan marka jalannya yang kurang jelas, maka fitur ini akan bekerja dengan cara memberikan peringatan jika Anda telah keluar dari garis putih. Meskipun fitur ini tidak diperlukan karena Anda tetap berada pada jalur, namun fitur ini setidaknya menjadi pengawas jika sesuatu terjadi pada kendaraan yang sedang melewati jalur yang gelap.

Jual Mobil Jaman Dulu VS Jual Mobil Jaman NOW!

Menjual mobil memang kegiatan yang bisa dibilang gampang-gampang susah. Selain belum tentu bisa langsung laku cepat, biaya dan tenaga pun harus kita cucurkan demi mendapatkan calon pembeli yang cocok dengan mobil kita. Namun belakangan ini bermunculan solusi untuk menjual mobil dengan cepat berkat perkembangan teknologi digital dan internet yang begitu pesat. Mau tahu perbandingan menjual mobil jaman dulu sama jaman sekarang? Carsome Indonesia telah mencatat beberapa hal yang menjadi perbandingannya. Yuk langsung simak apa saja perbandingannya di bawah ini!

1. Cerita Ke Teman VS Broadcast via Messenger

Jaman dulu sebelum smartphone ada, kita cuma bisa memasarkannya secara word to mouth atau dari mulut ke mulut. Mengabarkannya pada teman yang punya kenalan atau melalui telepon kalau kita sedang jual mobil. Bisa kebayang ribetnya orang jual mobil jaman dulu? Kalau sedang rejekinya bisa saja kita langsung dapat pembeli, kalau belum? Cuma bikin capek saja menunggu pembeli! Namun seiring kemajuan jaman, teknologi kini semakin canggih. Kita mulai memanfaatkan fitur sms di handphone kita. Tapi dengan harga sms yang mahal banget, kita jadi terbatas karena harus mengeluarkan banyak uang untuk beli pulsa. Berbeda dengan jaman sekarang, teknologi komunikasi sudah semakin bagus, cepat, dan luas, bisa mencakup banyak orang dalam satu pesan. Kita cukup ketik-ketik di smartphone, pilih semua kontak, kirim deh broadcast ke teman-teman. Jadi makin cepat jual mobilnya!

2. Pasang Iklan Di Koran VS Pasang Iklan Di Internet

Waktu masih marak-maraknya iklan di surat kabar mungkin kita sering sekali memperhatikan bagian kolom iklan sambil menandai mobil apa yang mau kita beli. Selain harus mencari iklan demi iklan, kita juga harus hubungi orangnya satu-satu. Butuh biaya & tenaga juga untuk melihat iklan yang sangat banyak serta kolom-kolom kecil koran. Belum lagi apabila pemasangan iklan per kata dikenakan biaya yang cukup mahal saat itu. Namun sekarang kita cukup bermodalkan internet, masuk ke situs iklan jual beli, membuat kalimat yang sifatnya promosi, upload foto, dengan mudahnya dari Sabang sampai Merauke dapar melihat iklan kita. Tapi patut diingat bahwa media iklan ini pun terkadang juga tidak begitu efektif untuk sebagian orang, terutama bagi pembeli yang sifatnya urgent atau sedang membutuhkan uang cepat. Iklan juga beresiko karena kemungkinan untuk bertemu dengan orang-orang yang tidak jelas, bahkan sampai menipu.

3. Keliling Dealer VS Jual di Platform Jual Mobil

Bayangkan saja kalau kita harus bercapek-capek mencari dealer yang mau beli mobil kita, pergi ke dealer pertama harganya tidak cocok, pergi ke dealer kedua harganya cocok tapi masih ingin mencari dealer dengan harga yang lebih bisa tinggi lagi, pergi lagi ke dealer ketiga ternyata masih lebih baik harga di dealer ke dua, jadi harus kembali lagi ke dealer kedua. Wah sangat repot ya! Belum lagi jika ditengah pencarianmu tank mobil kamu sudah mulai butuh bensin. Harus keluar biaya lagi deh.

Namun jaman now ternyata sudah ada platform jual mobil yang sangat mudah, cukup modal internet kita dengan mudahnya mendapat seluruh penawaran harga dari dealer-dealer.

Memanaskan Mesin Mobil Sebelum Digunakan, Mitos atau Fakta?

Kalian pasti sering mendengar soal mesin mobil yang perlu dipanaskan selama beberapa menit terlebih dahulu sebelum digunakan, apakah benar mesin mobil harus selalu dipanaskan terlebih dahulu?

Jawabanya adalah PERLU, Memanaskan mesin mobil sebelum berkendara bertujuan memberikan kesempatan pada oli yang masih berada dibawah untuk naik dan melumasi komponen mesin. Namun bagi Mesin Mobil Modern kebanyakan sekarang  sudah menganut sistem injeksi bahan bakar sehingga pasokan bahan bakar selalu tepat pada setiap kondisi. Termasuk ketika mesin baru dinyalakan. Tidak perlu menunggu lama, satu menit saja cukup kok untuk membuat oli bersirkulasi, Sehingga tidak perlu lagi memanaskan  mesin mobil dalam waktu lama lagi.

Tapi bagi kalian yang jarang sekali menggunakan mobil untuk berpergian ,baiknya dipanaskan setiap beberapa kali seminggu agar kondisi mesin tetap awet dan terjaga. Bagi yang mobilnya merupakan mobil lama dan belum menganut sistem injeksi bahan bakar kalian harus menghidupkan mesin mobil dan membiarkannya selama 5-10 menit dan jangan menghidupkan AC saat sedang memanaskan mesin mobil kamu.

Lihat pada indikator suhu mesin yang ada, jika jarum indikator berada di posisi tengah seperti gambar diatas maka suhu mobil kamu telah normal dan telah siap digunakan.

Beberapa Cara Mengganti Ban Mobil

Ban bocor ketika berkendara bukanlah hal yang bisa kita hindari ketika sedang berkendara. Hal ini dapat terjadi kapan pun dan dimana pun. Namun anda tidak perlu bingung, dikarenakan mengganti ban mobil bukanlah hal yang sulit.

Berikut beberapa  untuk mengganti ban mobil anda:

1. Persiapkan peralatan yang dibutuhkan

Alat-alat utama yang dibutuhkan untuk mengganti ban mobil yaitu mulai dari dongkrak, kunci roda, dan ban serep. Pada umumnya, setiap mobil sudah disediakan dongkrak dan kunci roda pada bagian bagasi mobil. Anda hanya perlu memastikan bahwa peralatan ini selalu ada di mobil anda, dan pastikan juga bahwa ban serep mobil anda selalu dalam kondisi prima.

2. Longgarkan baut ban

Langkah pertama yaitu longgarkan baut ban mobil anda. Cara untuk melonggarkan baut dengan mudah adalah dengan melonggarkan baut yang saling berseberangan. Ulangi cara ini hingga semua baut longgar. Namun, pada tahap ini cukup longgarkan saja baut. dan pastikan baut tidak terlepas dari ban.

3. Pasang dongkrak mobil

Langkah kedua, yaitu masukan dongkrak pada bagian kolong mobil. Kemudian pasangkan dongkrak pada bagian besi yang terletak di samping ban mobil. Setelah itu mulai pompa dongkrak dengan menaik turunkan tuas pengungkit, sehingga dongkrak pun akan mendorong mobil naik. Sebelum memompa dongkrak, pastikan bahwa dongkrak dalam keadaan lurus pada besi yang menjadi tumpuan. Jika dongkrak terlihat miring ketika hendak

4. Longgarkan baut ban secara keseluruhan

Langkah ketiga yaitu longgarkan baut ban secara keseluruhan. Namun, pastikan bahwa mobil anda sudah betul-betul dalam kondisi terangkat, sehingga memudahkan anda untuk mengeluarkan ban dari tempatnya.

5. Pasang ban serep

Langkah keempat anda hanya perlu memasang ban serep mobil anda. Namun, pastikan bahwa anda memasang ban serep pada posisi yang benar. Jika anda merasa kesulitan untuk memasukkan ban serep mobil anda, cobalah untuk menggoyangkan ban ke kiri dan ke kanan, agar ban dapat dengan mudah masuk ke tempatnya.

6. Kencangkan baut dan turunkan dongkrak

Langkah terakhir yaitu anda hanya perlu memasang kemudian mengencangkan seluruh baut ban mobil. Pastikan anda sudah memasang baut mobil anda dengan kencang. Setelah selesai mengencangkan baut, anda hanya perlu menurunkan dongkrak secara perlahan. Sebelum mengeluarkan dongkrak dari kolong mobil anda, pastikan bahwa mobil anda sudah betul-betul dalam kondisi yang benar.

Tips Mengendarai Mobil Saat Macet

Tinggal di kota besar dan aktif berkendara di jalan raya pasti sudah akrab dengan kemacetan. Kesabaran dalam berkendara serta kewaspadaan perlu dijaga agar tidak mengganggu dan bersinggungan dengan kendaraan lain. Untuk itu, ada beberapa tips mengendarai mobil saat sedang macet.

  1. Bagi mobil manual, kurangi intensitas setengah kopling.

Pada saat kondisi jalanan macet, banyak orang yang menggunakan teknik setengah kopling untuk mempercepat respon mobil ketika bergerak. Padahal menggunakan teknik ini tidak dianjurkan, karena akan membuat kopling mobil anda habis. Sebaiknya hindari teknik setengah kopling agar anda tidak cepat lelah, atau kopling menjadi cepat panas dan habis.

  1. Posisikan transmisi netral saat berhenti.

Kemacetan yang parah seringkali membuat kita terjebak di jalanan dalam waktu yang lama. Dalam situasi seperti ini, pastikan bahwa anda selalu memindahkan transmisi kendaraan anda pada posisi netral. Pada mobil manual hal ini bertujuan untuk menjaga kemungkinan pedal kopling terlepas ketika pengemudi memposisikan transmisi dalam posisi aktif. Sedangkan pada mobil automatic, jangan memposisikan transmisi di tuas D terus menerus, dikarenakan dapat menimbulkan pengikisan kanvas rem, sehingga dapat membuat kanvas rem lebih cepat habis dan usang.

  1. Gunakan Lampu Isyarat atau Sein.

Jika anda akan berpindah jalur, memotong atau berputar arah, pastikan bahwa anda selalu menggunakan lampu sein untuk memberikan isyarat pada mobil di belakang anda. Ingat, pada kondisi macet, tidak semua pengendara mau memberikan jalan untuk anda. Maka bersabarlah dan jangan memaksakan untuk berpindah jalur. Terburu-buru dalam berkendara tidak akan membuat perjalanan anda menuju tujuan menjadi jauh lebih cepat. Yang terpenting adalah kesabaran diri dan kewaspadaan lebih saat berkendara.

Pastikan juga anda sudah memilih mobil yang sesuai dengan keinginan anda. Jika anda masih bingung untuk memilih mobil apa yang sesuai dengan keinginan anda, anda bisa membaca artikel tentang Keunggulan Mobil Pabrikan Asal Jepang, sehingga anda dapat mengetahui lebih lanjut mengenai mobil apa yang harus anda pilih, dan pastikan juga anda menjual mobil lama anda di tempat yang tepat!. dapat membantu anda dalam menjual mobil lama anda. Anda hanya perlu duduk santai dirumah, sambil menunggu mobil anda terjual. Coba sekarang juga!.

Keuntungan dan Kerugian Modifikasi Velg Besar Pada Mobil Anda

Keputusan untuk memodifikasi kendaraan pribadi biasanya memang karena didasari atas tujuan tertentu. Dengan memodifikasi kendaraan khususnya mobil, tampilannya akan menjadi lebih menarik, indah dipandang, dan memuaskan pemilik kendaraannya.

Modifikasi umum pada mobil biasanya adalah pemasangan stiker pada body mobil, pemasangan aksesoris eksternal seperti body kit, perangkat audio, menambah lampu strobo hingga penggantian velg dari ukuran standard hingga ukuran yang lebih besar lagi. Melakukan modifikasi tertentu, terutama pada bagian velg agar menjadi lebih besar, pasti memiliki pengaruh dari segi kelebihan maupun kekurangannya. Berikut beberapa manfaat dan kerugian dari memodifikasi velg besar pada mobil anda.

  • Keuntungan:
  1. Terlihat lebih gagah

Selain membuat penampilan mobil anda menjadi lebih macho, gagah, atau terlihat lebih laki-laki, variasi velg besar pada mobil juga memungkinkan mobil untuk melewati jalanan dengan medan sulit seperti berundak-undak atau tidak rata karena body mobil jadi lebih terangkat naik.

  1. Meningkatkan performa pengereman

Dimensi velg yang lebih besar dari ukuran biasanya ini berdampak positif bagi performa pengereman yang lebih meningkat, karena ban dengan dimensi yang lebih luas ini akan lebih mencengkeram ke aspal. Jarak pengereman pun bisa lebih pendek lagi, misalnya bila menggunakan ban standar membutuhkan waktu kurang lebih 15 detik, maka anda hanya akan membutuhkan waktu sekitar 7-8 detik dengan velg berdimensi besar ini.

 

  • Kerugian:
  1. Borosnya bahan bakar

Mobil yang menggunakan ukuran velg yang lebih besar otomatis akan lebih boros, hal ini dikarenakan mobil harus bekerja lebih keras ketika melakukan penggerakan. Oleh karena gunakanlah velg ukuran standar jika anda ingin menghemat bahan bakar.

  1. Berkurangnya kenyamanan saat berkendara

Perubahan velg yang lebih besar biasanya diikuti dengan melakukan penggantian dimensi ukuran ban yang semula tebal menjadi tipis. Penggantian dimensi ukuran ban ini digunakan untuk menjaga dimensi lingkar luar roda tetap sama. Namun, sebenarnya fungsi ban adalah sebagai peredam, dengan mengganti ukuran velg dan ban menjadi lebih tipis akan membuat peredaman yang dilakukan oleh ban menjadi berkurang dan kurang efektif.

Diatas merupakan beberapa kelebihan dan kekurangan jika anda mengganti velg mobil anda dengan ukuran yang lebih besar. Oleh karena itu kami menyarankan agar anda memikirkan matang-matang terlebih dahulu, sebelum mengganti velg mobil anda, dan pastikan anda memilih dan menggunakan ukuran velg yang sesuai dengan jenis mobil anda.

Kenali Airbag Kendaraan, Selain Jadi Penyelamat Juga Bisa Sebabkan Kematian!

Saat akan melakukan pembelian mobil tentunya kita akan mencari informasi seputar kendaraan yang ingin kita beli, salah satu yang paling dicari adalah informasi seputar fitur keamanan yang terdapat di kendaraan tersebut, dan biasanya kita akan menemukan fitur keamanan yang dinamakan Airbag. Tentu tak semua pengendara mengetahui apa itu airbag dan dalam kesempatan kali ini kita akan membahasnya lebih lanjut. Airbag/Supplemental Restraint System (SRS) adalah perangkat keselamatan berupa suplemen untuk sabuk pengaman dengan pretensioner. Kedua fitur itu hanya berfungsi sekali pakai untuk menghindari penumpang dari kematian atau cedera serius di bagian kepala dan dada.

Airbag kebanyakan keluar dari setir namun bisa juga dari dashboard mobil. Ketika terjadi kecelakaan yang fatal, maka airbag dengan sendirinya akan keluar. Selain memiliki fungsi sebagai salah satu alat keamanan di mobil, airbag juga memiliki tujuan untuk dapat memperlambat gerak laju penumpang setenang mungkin dalam waktu sepersekian detik. Ada tiga bagian dari airbag dan kemungkinan hal yang bakal terjadi:

– Kantung udara itu sendiri terbuat dari kain nilon tipis yang terlipat di dalam kemudi atau dashboard, namun sekarang ini juga terdapat pada bagian kursi ataupun pintu.

– Sensor adalah perangkat yang memberikan perintah kantung udara agar mengembang. Proses ini akan terjadi ketika ada benturan atau menabrak dinding pada kecepatan 16 sampai 24km/jam.

– Sistem pengembangan airbang mereaksikan natrium azida (NaN3) dengan kalium (KN03) untuk menghasilkan Nitrogen. Kemudian ledakan Nitrogen mengakibatkan airbag mengembang seketika dengan kecepatan sekitar 300km/jam, prosesini akan memakan waktu sekitar 1/25 detik.

Selain sebagai salah satu alat keamanan yang ada di dalam mobil dan dapat menyelamatkan nyawa pengemudi serta penumpangnya, ternyata kantong udara (airbag) ini juga memiliki potensi untuk menyebabkan kematian atau cedera yang serius. Maka dari itu, petunjuk penggunaan harus diperhatikan sekaligus dipahami dengan seksama.

Hal yang perlu diperhatikan adalah hindari memukul pada area komponen atau memodifikasi apapun yang berkaitan dengan airbag. Modifikasi yang dimaksud adalah mengganti kemudi, panel instrument, atau dasbor, mengubah bemper atau fender depan, mengganti suspensi kendaraan, dan menambah perangkat elektronik seperti radio dua arah. Hal-hal yang telah disebutkan di atas bisa mengakibatkan airbag tidak berfungsi dengan semestinya.

Saat airbag bekerja kita juga harus memperhatikan hal ini, ada reaksi kimia yang terjadi dalam inflator mengisi airbag dengan gas tidak beracun sampai mengembung. Setelah kejadian itu ada kemungkinan terjadi suara bising dan serbuk putih yang menyebar. Bagian dari modul seperti hub roda kemudi, penutup airbag, inflator, airbag, atau jok menjadi panas selama beberapa menit. Disarankan, jangan menyentuh komponen itu setelah airbag meletup. Selain itu jika sulit untuk bernapas di kabin yang tertutup, maka segeralah buka pintu atau jendela agar udara segar masuk, atau bila memungkinka, tinggalkan kendaraan. Satu lagi hal lagi yang penting, langsung cuci bagian kulit yang terkena residu agar terhindar dari iritasi.