Jual Mobil Jaman Dulu VS Jual Mobil Jaman NOW!

Menjual mobil memang kegiatan yang bisa dibilang gampang-gampang susah. Selain belum tentu bisa langsung laku cepat, biaya dan tenaga pun harus kita cucurkan demi mendapatkan calon pembeli yang cocok dengan mobil kita. Namun belakangan ini bermunculan solusi untuk menjual mobil dengan cepat berkat perkembangan teknologi digital dan internet yang begitu pesat. Mau tahu perbandingan menjual mobil jaman dulu sama jaman sekarang? Carsome Indonesia telah mencatat beberapa hal yang menjadi perbandingannya. Yuk langsung simak apa saja perbandingannya di bawah ini!

1. Cerita Ke Teman VS Broadcast via Messenger

Jaman dulu sebelum smartphone ada, kita cuma bisa memasarkannya secara word to mouth atau dari mulut ke mulut. Mengabarkannya pada teman yang punya kenalan atau melalui telepon kalau kita sedang jual mobil. Bisa kebayang ribetnya orang jual mobil jaman dulu? Kalau sedang rejekinya bisa saja kita langsung dapat pembeli, kalau belum? Cuma bikin capek saja menunggu pembeli! Namun seiring kemajuan jaman, teknologi kini semakin canggih. Kita mulai memanfaatkan fitur sms di handphone kita. Tapi dengan harga sms yang mahal banget, kita jadi terbatas karena harus mengeluarkan banyak uang untuk beli pulsa. Berbeda dengan jaman sekarang, teknologi komunikasi sudah semakin bagus, cepat, dan luas, bisa mencakup banyak orang dalam satu pesan. Kita cukup ketik-ketik di smartphone, pilih semua kontak, kirim deh broadcast ke teman-teman. Jadi makin cepat jual mobilnya!

2. Pasang Iklan Di Koran VS Pasang Iklan Di Internet

Waktu masih marak-maraknya iklan di surat kabar mungkin kita sering sekali memperhatikan bagian kolom iklan sambil menandai mobil apa yang mau kita beli. Selain harus mencari iklan demi iklan, kita juga harus hubungi orangnya satu-satu. Butuh biaya & tenaga juga untuk melihat iklan yang sangat banyak serta kolom-kolom kecil koran. Belum lagi apabila pemasangan iklan per kata dikenakan biaya yang cukup mahal saat itu. Namun sekarang kita cukup bermodalkan internet, masuk ke situs iklan jual beli, membuat kalimat yang sifatnya promosi, upload foto, dengan mudahnya dari Sabang sampai Merauke dapar melihat iklan kita. Tapi patut diingat bahwa media iklan ini pun terkadang juga tidak begitu efektif untuk sebagian orang, terutama bagi pembeli yang sifatnya urgent atau sedang membutuhkan uang cepat. Iklan juga beresiko karena kemungkinan untuk bertemu dengan orang-orang yang tidak jelas, bahkan sampai menipu.

3. Keliling Dealer VS Jual di Platform Jual Mobil

Bayangkan saja kalau kita harus bercapek-capek mencari dealer yang mau beli mobil kita, pergi ke dealer pertama harganya tidak cocok, pergi ke dealer kedua harganya cocok tapi masih ingin mencari dealer dengan harga yang lebih bisa tinggi lagi, pergi lagi ke dealer ketiga ternyata masih lebih baik harga di dealer ke dua, jadi harus kembali lagi ke dealer kedua. Wah sangat repot ya! Belum lagi jika ditengah pencarianmu tank mobil kamu sudah mulai butuh bensin. Harus keluar biaya lagi deh.

Namun jaman now ternyata sudah ada platform jual mobil yang sangat mudah, cukup modal internet kita dengan mudahnya mendapat seluruh penawaran harga dari dealer-dealer.