Sebagai penjual mobil bekas, baik itu perorangan atau perusahaan (dealer) anda tentu harus mempersiapkan mobil bekas anda itu.

Persiapan di sini mengenai perawatan mobil tersebut dan harus dilakukan agar mobil anda dapat laku terjual dengan cepat tanpa harus khawatir harganya terjun bebas.

Pembeli mobil bekas setiap waktunya mengalami peningkatan yang tidak bisa diremehkan.

Banyaknya orang yang berminat kepada mobil bekas, ternyata tidak dibarengi oleh kemampuan mereka dalam menganalisa mobil bekas yang akan mereka beli.

Hal tersebut sejalan dengan muncul perusahaan inspeksi mobil bekas.

Eksekutor inspeksi ini ada yang dari individu (biasanya montir bengkel) yang dimintai langsung oleh calon pembeli, dan ada juga yang perusahaan. Perusahaan inspeksi ini tentu memiliki standar sendiri.

Sebagai penjual dengan riwayat mobil tidak cukup bagus, anda harus hati- hati dengan perusahaan ini.

Karena memang merupakan sebuah perusahaan tentu hasil inspeksi mobil bekas akan tertulis sangat rinci untuk kemudian ditunjukan kepada klien (calon pembeli).

Mengenai hal inspeksi mobil bekas, anda selaku penjual harus berhati- hati.

Namun, tidak perlu sangat dikhawatirkan, anda hanya perlu lakukan pemeriksaan sendiri sebelum dijual dan lakukan perbaikan untuk meminimalisir kekurangan pada mobil bekas anda tersebut.

Pihak car inspector ini akan memeriksa secara keseluruhan, namun sebagai titik berat pertimbangan akan ada pada stabilitas laju mobil, bebas banjir atau tabrakan, dan performa mesin.

Secara keseluruhan mari kita ulas satu persatu apa saja yang harus kita persiapkan sebelum mobil anda diinspeksi.

Verifikasi Data / Dokumen Mobil

Pertama- tama, persiapkan segala macam dokumen mobil yang akan anda jual sebelum inspeksi dilakukan.

Dokumen tersebut seperti BPKB, STNK dan Faktur (jika ada).

Pastikan juga nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan STNK.

Perhatikan juga mengenai pajak kendaraan jika memang masih jauh dari jatuh tempo tentu tidak masalah, namun harga bisa turun jika STNK mobil anda mati karena belum membayar pajak. Karena pembeli merasa terbebani akan hal tersebut maka pembeli akan bersedia membayar lebih rendah lagi.

Body/ Eksterior

Berikutnya adalah tampilan luar akan menjadi daya tarik awal calon pembeli. Namun berikut ini harus dilakukan persiapan sebelum inspeksi mobil yang anda jual.

1. Cat

Mobil yang mempunyai riwayat kecelakaan memang bisa ditutupi kekurangannya dengan mengecat ulang.

Namun karena perbedaan kualitas cat maka biasanya warna sedikit berbeda dan kasar. Selain kecelakaan biasanya karena reaksi kimiawi atau jamur sehingga bisa merusak warna mobil.

Hal tersebut juga akan menjadi pertimbangan calon pembeli atas perawatan mobil bekas tersebut.

Setidaknya lakukanlah pengecatan mobil anda sebaik mungkin. Jika masih ada lecet kecil atau goresan yang besar jangan dibiarkan, segeralah dicat ulang.

2. Kerataan Panel Body

Hampir sama persoalannya dengan cat mobil, panel body bisa menunjukan riwayat mobil anda sebelum anda jual.

Baik itu benturan kecil maupun besar, kerataan panel body mobil anda tentu akan berbeda setelah dilakukan perbaikan. Jika memang masih ada penyok segera lakukan saja perbaikan.

3. Bumper Depan dan Belakang

Masih soal body dan tampilan luar, bumper harus menjadi perhatian baik itu bagian depan atau belakang dalam melakukan persiapan sebelum inspeksi mobil yang anda jual.

Bumper mobil adalah bodi mobil yang paling pertama dan rawan lecet karena benturan kecil atau besar.

Namun biasanyanya, perbaikan bumper di sini selain dicat ulang anda bisa ganti untuk persiapan sebelum inspeksi mobil dengan cara klaim asuransi, jika memang masih ada atau menggunakan jasa asuransi.

Jika memang cukup parah seperti penyok dengan munculnya lubang atau patah biasanya akan bisa diganti dengan yang baru.

4. Panel Pintu

Lakukan pemeriksaan juga terhadap panel pintunya.

Bagian- bagian pintu yang perlu diperiksa misalnya engsel pintu, handle, power window (jika ada), dan rangka dalam. Pintu yang bermasalah karena kecelakaan biasanya tidak dapat menutup dengan baik.

Hal tersebut karena engsel yang pernah terbentur sehingga tidak berada pada posisi semula.

Handle pintu harus diperiksa, apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak, berikut dengan lubang kuncinya.

Untuk mobil anda yang memiliki fitur power window lakukan juga pemeriksaan.

Power window yang bermasalah biasanya tidak dapat menutup atau membuka (naik dan turun) dengan halus dan biasanya kurang rapat tertutupnya.

Interior

Kemudian pemeriksaan dilanjutkan ke bagian dalam (interior) bagian ini pun akan menjadi daya tarik awal calon pembeli.

Lakukanlah persiapan sebelum inspeksi mobil bekas anda pada bagian ini, persiapan yang mungkin tidak terlalu dikhawatirkan namun akan berpengaruh terhadap harga jual.

1. Jok

Persiapkan jok mobil anda sebaik mungkin, bersihkan secara seksama dan cermat dengan sikat gigi untuk noda kecil atau vacum cleaner untuk debu- debu. Atau anda pun bisa menggunakan jasa salon mobil untuk pembersihan bagian ini.

Bagi anda yang belum berminat menjual mobil anda dan menggunakan sarung (cover) pada jok anda, maka anda bisa cukup berbahagia tentang hal ini.

2. Sabuk Pengaman

Keamanan merupakan hal penting dalam berkendara, dan sabuk pengaman adalah fitur keamanan yang utama bagi pengendara maupun penumpangnya.

Selain keselamatan pun calon pembeli tentu tidak ingin mengambil resiko berurusan dengan polisi lalu lintas karena tidak ada atau kurang berfungsinya sabuk pengaman ini.

Agar tidak kecolongan lakukan persiapan sebelum inspeksi mobil pada bagian ini.

3. Pengatur Posisi Jok

Masih berhubungan dengan jok mobil, periksalah bagian pengatur posisi jok mobil anda sebelum inspeksi mobil dilakukan.

Pengatur posisi duduk pada jok pengendara (driver) akan sangat penting bagi calon pembeli terutama bagi mereka yang akan menggunakan mobil tersebut oleh seluruh keluarga yang mempunyai postur tubuh berbeda- beda.

4. Karpet dasar

Periksa juga bagian bawah (alas) interior mobil anda. Karpet mobil ini biasanya akan mengalami kerusakan berupa berkurangnya ketebalan karpet, noda, robek atau berlubang.

5. Handle dan Kunci

Bagian ini masih berhubungan dengan bagian panel pintu yang sudah diulas tadi sebelumnya.

Handle bagian dalam perlu diperiksa apakah masih berfungsi atau tidak.

Pastikan pintu mobil bisa membuka dari dalam. Kunci pintu pun perlu diperiksa, calon pembeli akan berpikir dua kali atas laporan car inspector mengenai kunci mobil atau central lock (jika ada) yang tidak berfungsi.

Mesin

Pada blok mesin, cermati apakah ada noda oli atau tidak.

Jika ada, berarti ada kebocoran di sana dan mungkin membutuhkan perbaikan besar nantinya. Periksa juga minyak rem dan reservoirnya untuk memastikan tidak ada kebocoran sebelum inspeksi mobil.

Warna oli bisa juga kita lihat dengan mengangkat tongkat pengukur oli transmisi. Warna oli seharusnya merah muda atau merah tua.

Pertanda Bekas Kerusakan (Banjir/ Tabrakan)

Mobil sekarang banyak menggunakan komponen elektrikal, mungkin termasuk mobil anda.

Kalau terendam banjir komponen-komponen tersebut akan mudah korsleting. Misalnya komponen ECU akan menjadi rusak setelah terendam banjir.

Faktor interior dapat menjadi perhatian juga.

Misalnya pada bagian bawah karpet biasanya noda banjir seperti lumpur atau tanah masih terdapat di sana yang tidak terjangkau oleh petugas salon mobil biasanya.

Pada bagian rangka pun harus anda periksa sebelum inspeksi mobil bekas dilakukan oleh car inspector.

Biasanya, mobil yang pernah atau bahkan sering terendam banjir rangka mobilnya akan mengalami karat.