Pertimbangan sebelum Membeli Mobil Bekas

Anda membutuhkan kendaraan untuk menunjang mobilitas anda yang berjarak jauh? Atau anggota keluarga anda yang bertambah hingga butuh mobil dengan kabin yang lebih luas?

Apapun alasannya, anda tetap perlu membuat perencanaan untuk menjaga pengeluaran dananya. Intinya, dana di sini untuk membeli mobil dan perawatannya.

Sebagai gambaran, ini dia yang harus jadi perhitungan:

1. Pembayaran

Jika anda dapat membeli sebuah mobil dengan pembayaran tunai, mungkin yang harus anda perhatikan hanya dana anda tersebut akan mengganggu pengeluaran yang lain atau tidak.

Persoalan yang agak rumit akan anda hadapi ketika anda memilih cara kredit untuk mendapatkan sebuah mobil. Berbagai faktor harus anda perhatikan.

Pastikan kantong anda cukup untuk membayar down payment (uang muka), atau akan lebih baik jika anda dapat menaikkan pembayaran pada uang muka ini.

Tujuannya adalah; agar biaya cicilan setiap bulannya bisa sedikit berkurang.

Semakin kecil biaya cicilan, semakin berkurang juga harga totalnya. Semakin kecil cicilannya, semakin ringan juga biaya per bulan yang anda akan keluarkan.

2. Pajak

Sebagai warga negara yang baik, anda tentu harus taat pajak. Tidak usah berburuk sangka tentang ujung pajak ini akan digunakan apa.

Seperti yang kita tahu, pajak ini akan dibayarkan setiap tahunnya. Jika tidak? Justru anda akan mengalami kerugian. Setiap pembayaran pajak yang telat tentu akan dikenakan denda.

Semakin jauh dari jatuh tempo semakin besar juga dendanya.

Perhitungkan biaya pajak sesegera mungkin, karena semakin besar kapasitas mesin anda akan semakin besar juga pajaknya. Sehingga faktor ini juga akan dapat membantu anda dalam membeli mobil impian.

2. Kendaraan Layak Jalan

Kalau soal ini mungkin tidak akan jadi masalah untuk anda yang ingin membeli mobil baru. Karena mobil baru yang sudah dipasarkan di Indonesia pasti melalui seleksi layak jalannya.

Tapi lain cerita untuk anda yang ingin membeli mobil second (bekas). Pilihlah mobil yang lolos uji emisi, atau dikira-kira saja dengan cara melihat tahun kendaraan dan odometernya.

Jangan sampai tertipu juga, pastikan anda lakukan test drive saat akan membeli mobil bekas. Tentunya setelah dapat ijin dari si penjual.

Ingat, anda membeli mobil bekas bukan berarti mencari barang murahan. Salah-salah, mobil tidak enak dibawa jalan pengeluran dana pun bertambah untuk perbaikan sana-sini.

3. Bahan Bakar

Tentukan kebutuhan bahan bakar anda setiap bulannya. Anda bisa mencari tahu di internet mengenai jenis kendaraan impian anda, dari situ anda akan tahu mobil tersebut banyak mengkonsumsi bahan bakar atau sebaliknya.

Untuk lebih jelas mungkin bisa anda tanyakan ke teman atau kerabat anda yang tahu akan mobil impian anda tersebut.

Hitung perkiraan bahan bakar yang dihabiskan dengan jarak tempuh yang akan anda sering lalui.

4. Asuransi

Asuransi merupakan sebuah langkah antisipasi ketika anda hendak membeli mobil. Asuransi di sini akan lebih baik bukan hanya soal mobil anda, namun juga terhadap diri anda seperti asuransi jiwa (cedera, kematian atau cacat).

Dana asuransi tentu tidak semuanya sama. Untuk asuransi jiwa akan ditentukan dari banyak faktor, misalnya: usia, pekerjaan atau pendapatan.

Asuransi mobil sendiri, anda dapat menentukan dari pilihan jenis asuransi all risks atau TLO (Total Loss Only).

Pada umumnya bagi anda yang membeli mobil baru, para agen asuransi akan menawarkan secara otomatis jenis asuransi All Risk. Memang akan lebih aman dan terjamin, karena ketika mobil kesayangan anda lecet atau bahkan penyok anda bisa klaim asuransi ini

Tidak sesuai dengan namanya, TLO bukan hanya akan menjamin kehilangan mobil anda saja, tapi juga kerusakan di atas 75 % (tidak bisa digunakan lagi).

Kerusakan karena bencana alam, kerusuhan atau kecelakaan berat akan dijamin oleh jenis asuransi TLO ini.

5. Parkir

Perhatikan biaya untuk parkir, terutama bagi anda yang rutinitasnya harus memarkirkan mobil anda di area parkir berbayar.

Kelihatannya sepele, hanya memakan sedikit biaya, tapi coba anda kalkulasikan untuk sebulan. Cukup terkejut bukan?

Biaya parkir ini tidak akan terasa setiap harinya, padahal anda telah mengeluarkan banyak uang hanya untuk parkir.

Antisipasinya? Cukup buat manajemen keuangan anda sendiri, jangan remehkan nominal sekecil apapun, dan jangan bulatkan pada nominal yang lebih mudah untuk dihitung pada rencana biaya anda.

Pastikan rencana anda matang sebelum anda membeli mobil. Prioritaskan kenyamanan jiwa, seperti jika anda membayar tunai, pastikan tidak ada yang sangat terganggu dari pengeluaran itu.

Jika anda membeli dengan cara kredit, pastikan anda akan sangat (bukan hanya) mampu membayar tagihan setiap bulannya.