Jika kamu sedang menjual mobil pribadimu, kedatangan calon pembeli adalah salah satu penyemangat dalam berjualan.

Kamu pasti akan bertemu dengan banyak sekali calon pembeli, mulai dari yang hanya ingin tahu dan bertanya saja, yang terlihat ingin membeli, hingga benar-benar membeli mobil kamu. Bahkan kamu mungkin bisa bertemu dengan pembeli yang sekali lihat akan langsung melakukan transaksi.

Tapi sebelum itu semua, kamu harus tahu apakah pembeli kamu tersebut benar-benar pembeli potensial. Berikut ini adalah tips untuk kamu bisa mengecek kredibilitas calon pembeli mobil yang sedang kamu jual.

1. Tanyakan Minat Pembeli

Saat pembeli menghubungi kamu dan menanyakan mengenai mobil, tanyakanlah minat dan kebutuhan pembeli. Tanyakan jenis mobil seperti apa yang mereka sukai dan inginkan.

Mintalah calon pembeli menjawab dengan detail, agar kamu bisa segera tahu apakah orang tersebut adalah pembeli yang tepat untuk mobil kamu atau tidak.

Langkah ini sangat diperlukan agar kamu tidak membuang waktu untuk menjelaskan banyak hal mengenai kondisi dan keadaan mobil kamu, jika ternyata apa yang menjadi minat pembeli jauh berbeda dengan mobil yang sedang kamu jual.

Tetapi jika ternyata minat dan kebutuhan si calon pembeli dapat dipenuhi dengan kondisi mobil kamu, berikanlah penjelasan yang jelas dan singkat.

2. Mintalah Informasi Yang Detail

Ketika kamu bertemu dengan pembeli potensial yang perlu kamu lakukan adalah meminta informasi mereka secara detail. Mintalah informasi mengenai data diri seperti KTP dan juga SIM.

Pembeli yang benar-benar ingin membeli, pasti tidak akan keberatan untuk memberikan informasi-informasi seperti ini. Jika calon pembeli terlihat ragu dan tidak ingin memberikan informasi ini, kemungkinan besar orang tersebut bukan orang yang tepat untuk membeli mobil kamu.

3. Minta Bertemu di Lokasi Yang Ramai

Pembeli yang baik cenderung tidak keberatan bertemu di tempat yang ramai. Jika jarak yang ditempuh cukup jauh, sangatlah wajar untuk para pembeli untuk memikirkan dua kali lokasi pertemuan yang benar.

Para pembeli yang tidak sungguh-sungguh biasanya akan menolak bertemu. Bahkan pembeli yang biasanya melakukan penipuan akan meminta para penjual untuk bertemu di tempat yang sepi agar dapat melakukan aksi mereka.

Maka dari itu, jika pembeli kamu merupakan pembeli yang memiliki kredibilitas, maka mereka tidak akan keberatan dengan pertemuan di tempat yang ramai.

Untuk keamanan yang baik disarankan untuk selalu bertemu dilokasi yang ramai dan mudah di akses oleh siapa saja. Karena dengan begitu kamu atau siapapun yang sedang melakukan transaksi seperti COD, dapat meminta tolong kepada orang ketika berada di dalam masalah dengan mudah.

4. Observasi Pertanyaan Pembeli

Ada banyak sekali jenis pembeli. Pembeli yang hanya sekedar ingin bertanya biasanya memiliki ekspresi ragu-ragu dan sekilas-sekilas.

Kamu juga harus memperhatikan apakah pembeli tersebut adalah pembeli reseller, yang artinya membeli untuk kembali dijual. Disini kemampuan observasi kamu sangat dibutuhkan.

Pembeli reseller ini biasanya akan menanyakan harga terendah yang bisa kamu berikan kepadanya. Perhatikan gerak-gerik mereka dan bertanyalah mengenai hal-hal yang berkaitan dengan identitas diri si pembeli.

Para pembeli yang sungguh-sungguh ingin membeli pasti akan memeriksa secara detil mengenai mobil yang kamu jual. Mulai dari pertanyaan mengenai mesin, interior hingga akhirnya akan menanyakan harga.

Pembeli yang cerdas biasanya sudah melakukan riset mengenai harga-harga mobil yang berada di kelas yang sama. Pembeli seperti ini pun akan mengetahui range harga dari yang terendah hingga tertinggi karena sudah melakukan riset.

Biasanya para pembeli akan membantah beberapa hal karena sudah melakukan riset sebelumnya. Pertanyaan yang diajukan biasanya berbobot dan tidak berfokus pada harga saja, karena pembeli yang smart memperhitungkan segala aspek ketika akan membeli mobil.

5. Berhati-hatilah Memilih Pembeli

Sebagai penjual bukan berarti kamu harus menjual mobil kamu kepada siapapun yang ingin membeli. Kamu juga bisa memilih pembeli mana yang kira-kira akan cocok dengan mobil kamu.

Pilihlan pembeli yang kira-kira bisa merawat mobil kamu. Dari penampilan saja kamu bisa menilai apakah seseorang merupakan orang yang rajin, bersih dan dapat merawat barang milik pribadi. Ketika kamu memilih pembeli berarti kamu memilih seseorang yang kamu rasa akan mampu merawat mobil tersebut sebagaimana kamu merawat sebelumnya.

Yang paling penting saat akan memilih pembeli yang benar adalah memanfaatkan informasi data diri mereka. Dari sini jika memang menurut kamu perlu, kamu bisa mencoba meminta informasi seperti apa pekerjaan mereka dan dimana alamat kerja pembeli. Informasi ini memberikan kamu kesempatan untuk mengorek informasi lebih dalam mengenai si calon pembeli.

Kamu bisa mencoba menghubungi kantor orang yang bersangkutan untuk mengetahui apakah orang tersebut memang benar-benar bekerja ditempat tersebut. Tapi lakukanlah secara profesional, kamu bisa melihat dari cara diler atau orang lain berhubungan dengan profesional.

Poin-poin yang perlu kamu ketahui adalah apakah orang tersebut masih memiliki status pekerja, sudah berapa lama dan apakah ada sejarah yang perlu kamu ketahui mengenai latar belakang si calon pembeli.

Selamat menjual mobil, semoga tips mengecek kredibilitas calon pembeli mobil di atas bisa membantu kamu menemukan pembeli yang tepat untuk mobil yang kamu jual. Cara ini tidak cuma berlaku saat menjual mobil pribadi lho, tetapi juga berlaku untuk kamu yang menjual mobil di pasar mobil bekas ataupun diler. Selamat mencoba.